oleh

TEMUKAN BANGUNAN TAK BERIJIN, WARGA KLIDANG WETAN LAPOR BUPATI

-DAERAH-69 views
Banner IDwebhost

Cakramedianews.id,Batang-Masyarakat  mempertanyakan keberadaan dan keperuntukan Bangunan gedung yang berada di Jalan Sultan Agung desa Klidang Wetan,Mereka mempertanyakan legalitas perijinan pembangunannya.

Wajar bila dipertanyakan, karena selama.ini masyarakat mengetahuinya akan bigunakan untuk gudang. Akan tetapi, nampaknya bangunan akan difungsikan tidak seperti yang disosialisasikan.

Kepala Desa Klidang Wetan, Isdinarto saat dimintakan penjelasannya terkait kesimpangsiuran informasi bangunan tersebut, dirinya menjelasakan. Bahwa Pada waktu sosialisasi kepada.masyarakat, bangunan tersebut akan digunakan untuk pergudangan, akan tetapi yang dilaksanakan kelihatannya untuk pertokoan. Dan hingga sampai sekarang pihak bale desa belum mendapatkan keterangan tentang ijin bangunannya.

“Pada saat sosialisasi, pengelola berencana akan membangun gudang, akan tetapi bangunan tersebut terlihat seperti ruko pertokoan. Dan kami pun belum mendapatkan tembusan proses perijinan bangunannya”. terang kades Isdinarto.

Dari keterangan kantor kepala desa, diketahui bahwa pemilik bangunan tersebut adalah Tohari warga Pejangkaran desa Karangasem Utara,Dan selama berita ini ditayangkan, pihak pengelola belum dapat dihubungi.

Terkait legalitas perijinan pembangunan tersebut keterangan dari
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Kabupaten Batang, melalui kepala bidang pengaduan dan pelaporan layanan Sri Wahyuningsih, menerangkan bahwa bangunan yang dimaksud belum mengantongi Ijin. Disamping kesulitan perijinannya karena lokasi pembangunan diatas kawasan hijau, untuk pertanian produktif.

“Bangunan yang yang dipermasalahkan warga klidang wetan tersebut memang belum berijin, dan bila lokasi itu belum diajukan ijin pendaratannya maka sulit langsung dimintakan ijin IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)” terangnya.Sabtu (14/10).

Dalam hal ini pengelola harus memberikan kepastian dalam perijinan lokasi bangunan yang akan digunakan untuk usaha,Sebagai cara untuk patuh melaksanakan aturan Peraturan Daerah.

Guna ketaatan,maka masyarakat mendorong kepada institusi penegak perda kabupaten Batang untuk melaksanakan fungsi tugas dan kewenangannya.

“Sebagai warga masyarakat kabupaten Batang berharap kepada pemangku kebijakan agar tegas dan adil dalam menerapkan peraturan daerah dan tidak tebang pilih terutama taat perijinan dalam mendirikan bangunan.Kami mendorong kepada pemkab untuk mengambil langkah penyikapan atas dugaan pendirian bangunan yang belum berijin di desa Klidang Wetan ini,Kami menganggap penting karena kesalahan dalam penataan kawasan yang menyalahi RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah)a berdampak kepada masyarakat desa sendiri.Ingat, kawasan Utara berpotensi rawan banjir.Oleh karenannya persoalan ini akan kami teruskan kepada Bupati Batang”. jelas warga.(Eko Cakra)

1

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI