oleh

Polda Kalsel Cetak Rekor Gagalkan 221 Kg Lebih Narkoba, Begini Pesan Ulama

Banner IDwebhost

Cakramedianews.id,Kalimantan Selatan – Banjarmasin, baru saja kemarin setelah melakukan pemusnahan Narkotika hasil dari Operasi tahunan. Dit Resnarkoba Polda Kalsel kembali gelar Konferensi pers hasil tangkapan Narkoba ratusan Kilogram jaringan Internasional, yang meliputi Malaysia – Kaltara – Kaltim – hingga Kalsel, di Aula Bhayangkari Mathilda Bathlayeri Polda Kalsel. Senin (16/03/2020) pagi.

Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor didampingi oleh Kapolda Kalsel Irjend Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si., dan juga hidadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjend Pol Drs. H. Aneka Pristafuddin, M.H., Dir Resnarkoba Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K, para PJU dan anggota jajaran Polda Kalsel, Dan Rem 101 Antasari, Dan Lanal Dan Lanud, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Forkopimda Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor tidak henti-hentinya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada anggota jajaran Polda Kalsel yang sudah berusaha semaksimal mungkin memberantas peredaran Narkoba di Bumi Lambung mangkurat. “Terimakasih kepada anggota Kepolisian Polda Kalsel karena sudah menyelamatkan seluruh generasi dari kejahatan Narkoba, yang saat ini menjadi Atensi cukup tinggi dari Bapak Presiden RI dan Bapak Kapolri. Dengan gagalnya peredaran Narkoba yang berjumlah ratusan Kilogram ini maka kita telah menyelamatkan jutaan jiwa dari penyalah gunaan barang terlarang ini” ungkap Gubernur.

Kapolda Kalsel Irjend Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si menyampaikan bahwa dalam kasus ini Polda Kalsel berhasil mengungkap dan mengagalkan peredaran Narkoba jenis Sabu-sabu dan Xtc dalam jumlah yang sangat besar. Dari hasil tangkapan Narkoba jenis Sabu-sabu yang diamankan sejumlah 208 Kg dan jenis Xtc 13,912 Kg. “Saya berharap kepada seluruh pihak untuk terus bersama-sama membulatkan tekad dan komitmen dalam pemerantasan Narkoba. Capaian besar ini janganlah membuat kita jadi terlena namun harus jadi atensi dan bahan evaluasi” ucap Kapolda Kalsel.

Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K., juga menjelaskan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus Januari 2019 lalu, “awalnya kita mendapat informasi dari masyarakat diawal Maret 2020 lalu, bahwa akan ada peredaran Narkoba jumlah besar melalui jalur darat mulai dari Prov. Kaltara dengan tujuan akhir Prov. Kalsel” terang Dir Resnarkoba.

“Anggota langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku DTS (24) yang akan melintas di Jl. A. Yani km 274 Simpang Empat Jaro , Kabupaten Tabalong, menggunakan minibus dengan Nopol KT 1912 GH. Anggota langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 9 buah tas jinjing dan menemukan 208 Kg Sabu-sabu serta 5 bungkua Xtc seberat 13,912 Kg. Sejauh ini masih kita kembangkan apakah Kasus ini ada kaitannya dengan Lapas”, sambungnya.

Pada kesempatan ini Tokoh Agama KH. Ahmad Zuhdianoor juga menyampaikan, terimakasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras anggota jajaran Polda Kalsel, sudah mengagalkan barang terlarang dan dilarang ini beredar di Kalsel. Beliau mengajak untuk bersama-sama musnahkan Narkoba di Bumi Lambung Mangkurat. “Saya berpesan dalam bertugas hanya ada 1 yang harus selalu kita yakini dan kita ingat bahwa kita memiliki Tuhan yang maha kuasa senantiasa melindungi kita” ujarnya.(H.zulkifli/Cakra)

1

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI