oleh

Monumen Palagan Ambarawa Simbol Perjuangan Perebutan Kota Ambarawa Dibersihkan Anggota TNI

Banner IDwebhost

Cakramedianews.id,Ambarawa,Kab Semarang-Danramil 09/Ambarawa Kapten Inf Romdhani bersama anggota melaksanakan Karya bhakti yang di prakarsai oleh Danyon Kav 2/TC Mayor Kav Faisal Arif Maulana Yusuf .S.I.P bersama Anggota Yon Kav 2 /Turangga Ceta,Polsek Ambarawa,serta beberapa perwakilan dari beberapa Komunitas warga membersihkan lingkungan di Monumen Palagan Ambarawa,Selasa (15/12)

Kegiatan Karya Bhakti yang dilaksanakan oleh Yonkav 2/ TC tersebut, merupakan suatu wujud pengabdian TNI khususnya Yonkav 2/TC peduli terhadap kebersihan di Monumen Palagan Ambarawa,selain itu kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke 72 TNI AD Tahun 2020.

Dikatakan oleh Danramil 09/Ambarawa Karya bakti yang dilaksanakan juga untuk membangkitkan kesadaran para anggota TNI dan masyarakat sekitar terhadap kebersihan lingkungan dan dengan adanya kegiatan ini, semua pihak dapat menyadari pentingnya hidup bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan di sekitar Monumen.

“Monumen Palagan Ambarawa adalah sebuah monumen yang terdapat di Ambarawa, Monumen ini merupakan simbol untuk mengenang sejarah pertempuran Palagan Ambarawa pada tanggal 12 Desember – 15 Desember 1945 Ambarawa,yang harus kita rawat dan pelihara kebersihannya”ujarnya

Menilik sejarah tentang Peringatan Hari Juang Kartika dan Monumen Palagan Ambarawa ,disaat itu terjadi pertempuran antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Indonesia melawan serdadu Inggris, Pertempuran yang kemudian dikenal sebagai Palagan Ambarawa.

Tanggal 15 Desember diperingati sebagai Hari Juang Kartika. Sebelumnya, peringatan Hari Juang Kartika disebut sebagai Hari Infanteri. Hari Juang Kartika pada hakikatnya dilandasi oleh sebuah peristiwa bersejarah dan penting dalam mempertahankan kemerdekaan 75 tahun silam di Kota Ambarawa, pertempuran yang di pimpin langsung oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Peristiwa pertempuran tersebut dikenal dengan Palagan Ambarawa. Perang terjadi selama empat hari pada pertengahan Desember 1945. Pertempuran ini berakhir pada 15 Desember 1945,meskipun persenjataan TKR dan Rakyat tidak secanggih pasukan Sekutu,dengan Semangat perjuangan yang tinggi akhirnya Tentara Sekutu dapat dipukul mundur dan Ambarawa dapat direbut kembali oleh pasukan TKR.(prabu cakra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI