oleh

HARUSNYA PEMERINTAH PATI LEBIH CEPAT JANGAN SAMPAI DI KALAHKAN OLEH BERITA BERITA HOAX

-DAERAH-38 views
Banner IDwebhost

Cakramedianews.id,Pati-Meninggalnya H.Imam suroso anggota Komisi IX DPR RI, asal Pati yang dikait kaitkan virus mematikan yaitu di duga terkena virus Corana.
Menjadi konsumsi publik di bumi mina tani terlebih menghebohkan di jagat maya seperti grup facebook,wag dll.

Melihat demikian hal ini, kabupaten Pati justru di cap seperti wilayah zona merah meski yang di tutup hanyalah komplek pasar puri,desa ngarus serta desa saliyan tempat tinggal almarhum.

Bumingnya lagi info hoax berhamburan liar menjadi konsumsi publik dengan marak serta merebaknya informasi informasi sesat terkait corona.bahkan ada aparat penegak hukum yang berdinas di wilayah hukum margorejo pati yang meninggal dunia juga dikabarkan oleh info hoax yang menyesatkan,padahal meninggalnya karena penyakit yang lain,baiknya pemerintah harus melawan info sesat yang menyasar dunia maya.

Apalagi di sayangkan selalu di hubung hubungkan dengan hal hal negatif,oleh sebab itu berita berita informasi hoax bertebaran harus di luruskan kebenaranya.lantas siapa yang bertanggung jawab…?

Misalnya saja akses jalan utama di sebelah timur pabrik kacang dua kelinci beritakan hoax dengan mengumbar gambar gambar akses jalan di tutup di kaitkan dengan corona,padahal tutupnya akses jalan itu di tutup pada tahun baru 2020 yang lalu.

Maraknya berita informasi hoax itu telah mengalahkan kurang sigapnya pihak pemerintah pati yang berkompeten dalam melawan isu sesat di dunia maya terlalu lambat.

Berita hoax itu tak bakal bisa di tangkal lagi apalagi bumi mina tani saat ini di sebut warganet di dunia maya sebagai zona merah hal itu di kaitkan langsung menyebarnya penyakit yang di sebut membawa maut itu.

Masalah virus covid 19 bagi pihak pihak yang berkompeten kedodoran dalam melakukan langkah cepat mencegah dan melawan corona,yang seharusnya sikap cepat di lakukan sebelum ada korban jatuh namun naas korbannya anggota DPRRI asli pati.

Meski demikian pemerintah yang berkompeten setidaknya wajib membuka corong corong seluas luasnya secara serentak menebar berita yang menyemangati masyarakat pati sehingga pati tidak seperti kota tertutup alias sunyi dalam sepi.

menghadang informasi informasi hoax yang di lontarkan oleh masyarakat dunia maya menjadikan konsumsi hoax cepat di respon warganet bahkan tak bisa di bendung lagi rata rata penyebar hoax tak bertanggung jawab dalam mengumbar nafsu di jagat maya.

Paling tidak masalah itu sebenarnya bisa dicegah sejak malam tersiarnya kabar meninggalnya anggota DPR RI , atau minimal beberapa jam sesudahnya atau lebih terdepan lagi.

Langkah sigap cepat harusnya mengundang seluruh media memberitakan pati aman terkendali yang selama ini awak media itu sendiri yang jadi anak asuh humas hanya terdiam, dikalahkan oleh media sosial di fesbok dan lainya yang mengumbar sesat info info hoax,mestinya seluruh pihak yang berkompeten ambil tindakan woro woro keliling kota ataupun lebih bagusnya.

pihak kecamatan bersama babinsa dan bhabinkamtibmas dan para kades woro woro ke kampung atau desa desa bahwa kabupaten pati terkendali masyarakat tak perlu cemas.yaitu siaran keliling kota dengan mengerahkan kekuatan aparat keamanan untuk sosialisasi kepada masyarakat di kabupaten pati.

Dengan demikian jika hal itu di lakukan tentunya tidak seperti saat ini.bahkan lagi grup grup WAG lainya contohnya mennyimak sejumlah anggota grup juga menerima info info sesat.
contoh saja ada warga yang meninggal karena di sebabkan sakitnya gagal ginjal.justru yang meninggalnya warga itu di asumsikan meninggalnya gegara corona.padahal meninggalnya karena sakit gagal ginjal.

Adalagi akses akses masuk kampung juga di tutup seperti kampung perumahan Bumi persada kaliampo juga di tutup hal ini membuktikan bahwa kabupaten pati di mata nasional di cap zona merah.

“Sampai kapan ini berakhir smoga semua di beri keselamatan”(penulis N.Aji gunawan Wakil ketua pwoi jateng)

1

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI