oleh

Anggota Reskrim Polsek Gemuh Berhasil Gagalkan Aksi tawuran

Banner IDwebhost

Cakramedianews.id, Kendal -Anggota Reskrim Polsek Gemuh bersama warga Jenarsari, behasil menggagalkan tawuran yang dilakukan segerombolan anak- anak atau pemuda diwilayah hukum Polsek Gemuh Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Dari kronologis kejadian, pada hari minggu tgl 8 November 2020 jam 02.00 Wib Polsek Gemuh mendapat informasi dari masyarakat, ada gerombolan anak- anak yang akan melakukan tawuran di jalan Jenarsari Gemuh.

Dengan adanya info tersebut Polsek Gemuh langsung merespon untuk melaksanakan penyisiran ke wilayah tersebut, melihat kedatangan Angota Polsek dan Reskrim Polsek Gemuh, gerombolan anak-anak kocar kacir melarikan diri, dan dapat diamakan 7 orang anak beserta motor dan senjata tajam (Sajam).

Adapun identitas anak-anak tersebut yang akan melakukan tawuran dan berhasil diamankan sebagai berikut,1, DP alamat Gemuh blanten SMAN 1 Gemu, 2.AS alamat Botomulyo Cepiring SMP PGRI 1 Gemuh, 3.WA alamat Gemuh Blanten SMP PGRI Kendal, 4.AS Alamat Sedayu Pondok Almunawir Gringsing, 5.AL alamat Lanji Pegandon SMA Pegandon, 6.Nama : DFA, alamat : Desa Caruban Gintungsari,Rt 01 Rw 02. SMP Muhammadiyah,Weler, 7. HPH, Caruban,Rt 02 Rw 02.Lulus sekolah/tidak bekerja.

Untuk anak-anak tawuran yang dulu menamakan dirinya kelompok 9 bersaudara, wali songo, dan kelompok pandawa 5, untuk admin group Whatsapp (WA) sudah dibubarkan. Saat ini muncul kelompok baru lagi yang menamakan Sarang Harimau (SH), dan Predator.

Kapolsek Gemuh AKP Abdullah Umar mengambil langkah untuk memanggil orang tua masing-masing anak, Guru BP, dan Kades atau perangkat desa untuk mendapatkan pencerahan dari Kapolsek, kerena proses belajar saat ini melalui daring sehingga orang tua harus ada komunikasi dengan guru sebagai fungsi kontrol,
“Saya menghimbau kepada orang tua jangan bosan-bosan selalu mengontrol HP anak.Dimasa pandemi covid 19 ini pelajaran sekolah melalui Daring, dan orang tua harus pro aktif mengawasi pergaulan anak- anaknya di luar rumah,” jelas Kapolsek

“Karena pelaku masih tergolong anak masih sekolah sehingga tindakan yang dilakukan adalah pembinaan, untuk membuat surat pernyaan yang diketahui orng tua, Guru dan perangkat desa. Serta diwajibkan lapor setiap hari senin dan kamis ke Mapolsek. dan saya harapkan kejadian serupa tidak terulang kembali,” imbuh Kapolsek Gemuh AKP Abdullah Umar.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Gemuh IPTU Rozikin mengatan kepada media bahwa dengan kesigapan anggota Polsek Gemuh yang di lakukan selama ini, kususnya malam sabtu dan malam minggu giat patroli rutin bersama. Sehingga untuk antisipasi tawuran antar pelajar khususnya di wilayah Gemuh dapat di gagalkan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang selalu memberikan informasi serta selalu peduli dengan ikut membantu aparat kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Gemuh dan Ringinarum khususnya dan wilayah Weleri, Rowosari, Cepiring, Pegadon pada umumya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gemuh.(Nardi Cakra)

1

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI